
Kegiatan Yayasan Istana Hati
Misi: Menjadi “istana” bagi hati-hati yang membutuhkan, tempat di mana kasih sayang, ilmu pengetahuan, dan kebersamaan dibangun untuk menciptakan masyarakat yang lebih berdaya, sejahtera, dan penuh kehangatan.
Visi: Terwujudnya masyarakat yang cerdas, mandiri, dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan, keagamaan yang rahmatan lil ‘alamin, serta toleransi yang tinggi antar sesama.
A. Kegiatan Cabang Sosial & Kemanusiaan
Cabang ini fokus pada pemberian bantuan langsung dan penghimpunan dana untuk menanggulangi kesulitan masyarakat.
1. Program Santunan Kasih Sayang Istana Hati Program ini merupakan kegiatan rutin bulanan dan musiman yang memberikan bantuan langsung kepada mereka yang membutuhkan.
- Sasaran Penerima:
- Anak yatim dan piatu di panti asuhan dan masyarakat sekitar.
- Lansia yang tidak berpenghasilan dan jompo.
- Keluarga pra-sejahtera (fakir miskin dan dhuafa).
- Korban bencana alam (bantuan tanggap darurat).
- Bentuk Santunan:
- Santunan Tunai: Uang saku untuk anak yatim, biaya hidup bagi lansia.
- Sembako: Beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan pokok lainnya.
- Bantuan Kesehatan: Bantuan biaya berobat untuk keluarga tidak mampu.
- Paket Lebaran & Natal: Menjelang hari besar keagamaan, yayasan membagikan paket sembako dan baju baru untuk anak-anak dari berbagai agama.
2. Penerimaan dan Penyaluran Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS)
Dalam naungan (BAZNAS) Badan Ami Zekat Nasional Yayasan SK. NO : 117/BAZNAS KOTA DENPASAR/IX/2023. Istana Hati berfungsi sebagai lembaga amil zakat yang tepercaya, transparan, dan akuntabel.
- Penerimaan Zakat Fitrah: Menjelang Idul Fitri, yayasan membuka posko penerimaan zakat fitrah dan fidyah di masjid, kantor, dan secara online. Petugas akan membantu menghitung jumlah zakat yang harus dikeluarkan.
- Penyaluran: Zakat, infaq, dan sedekah yang terkumpul disalurkan secara tepat sasaran kepada 8 golongan (ashnaf) yang berhak menerima, dengan prioritas pada fakir miskin, anak yatim, dan orang yang berhutang.
- Transparansi: Laporan penyaluran dana ZIS dipublikasikan setiap bulannya melalui website dan media sosial yayasan.

3. Penggalangan Dana (Fundraising) Untuk menjaga keberlanjutan program, yayasan secara aktif menggalang dana dari berbagai sumber.
- Gerakan Sedekah Seribu Istana Hati: Kampanye yang mengajak masyarakat untuk bersedekah minimal Rp 1.000 per hari melalui transfer otomatis atau aplikasi dompet digital.
- Charity Bazaar & Bazar Donasi: Mengadakan bazar yang menjual produk dari UMKM binaan, hasil sumbangan masyarakat, dan donasi dari para mitra.
- Fundraising Online: Menggunakan platform crowdfunding untuk proyek-proyek spesifik, seperti pembangunan sumur air di daerah kering atau bantuan untuk korban gempa.
- Donor Dinner: Mengadakan acara malam galang dana tahunan yang mengundang para donatur, pejabat, dan masyarakat umum.
B. Kegiatan Cabang Pendidikan & Pemberdayaan
Cabang ini berfokus pada upaya jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.
1. Program Beasiswa Istana Hati Memberikan akses pendidikan bagi anak-anak yang berprestasi namun terkendala biaya.
- Beasiswa Reguler: Menyediakan bantuan biaya sekolah (SPP), uang buku, dan seragam untuk siswa RA, MI, dan Tts.UUntuk Anak Yatim Piatu Gratis
- Beasiswa Prestasi: Memberikan apresiasi dan dukungan tambahan bagi siswa berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik (olahraga, seni).
2. Taman Bacaan Masyarakat “Ruang Cerdas Istana Hati” Mendorong minat baca dan literasi di tengah masyarakat.
- Fasilitas: Menyediakan buku-buku pelajaran, buku pengetahuan umum, novel, dan majalah yang dapat dipinjam secara gratis.
- Perpustakaan Keliling: Menggunakan mobil perpustakaan mini untuk menjelajah ke permukiman padat penduduk dan daerah terpencil.
- Kelas Mengaji & Klub Baca Anak: Mengadakan kegiatan rutin untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dan minat baca sejak dini.
3. Pelatihan Keterampilan Vokasi “Bekal Masa Depan” Memberikan bekal keterampilan praktis agar masyarakat mandiri secara ekonomi.
- Kelas Komputer & Digital Marketing: Untuk pemuda dan ibu rumah tangga agar bisa berwirausaha online.
- Kelas Menjahit & Tata Busana: Menciptakan peluang usaha di bidang konveksi.
- Pelatihan Wirausaha Muda: Mengajarkan dasar-dasar memulai bisnis, mulai dari perencanaan hingga pemasaran.
Kemajuan Yayasan Istana Hati
Yayasan Istana Hati terus mengalami kemajuan yang signifikan, tercermin dari beberapa hal berikut:
- Peningkatan Jumlah Penerima Manfaat: Dari 100 keluarga pada tahun pertama, kini yayasan mampu menjangkau lebih dari 1.000 penerima manfaat rutin setiap bulannya.
- Ekspansi Jangkauan: Awalnya hanya beroperasi di satu kecamatan, kini telah membuka 3 cabang pembantu di daerah lain dan memiliki jaringan relawan lebih dari 200 orang.
- Kepercayaan Publik: Transparansi pengelolaan dana membuat kepercayaan donatur meningkat. Tahun ini, yayasan berhasil menghimpun dana lebih dari Rp 25 Jt, yang 90% diantaranya tersalurkan langsung kepada program.
- Program yang Berkelanjutan: Program pelatihan vokasi telah berhasil melahirkan 50 alumni yang kini memiliki usaha sendiri, mulai dari toko online hingga konveksi kecil-kecilan.
- Pengakuan Lintas Agama: Yayasan mendapatkan penghargaan dari forum lintas agama setempat karena konsistennya dalam menjalankan program toleransi, seperti ikut serta dalam perbaikan rumah ibadah non-Muslim dan membagikan bantuan saat Natal bagi warga Kristen yang membutuhkan.
Landasan Nilai: Sosial, Keagamaan, dan Toleransi
Kemajuan ini tidak lepas dari komitmen yayasan pada tiga nilai dasar:
- Sosial: Setiap program didasari oleh rasa kemanusiaan dan empati untuk meringankan beban sesama, tanpa pandang bulu.
- Keagamaan: Motivasi spiritual menjadi landasan utama. Ajaran tentang berbagi, tolong-menolong, dan kebersamaan menjadi ruh dari setiap kegiatan. Pengelolaan dana dilakukan secara profesional dan sesuai syariat.
- Toleransi Antar Ummat: Yayasan Istana Hati membuktikan bahwa kasih sayang adalah milik semua. Bantuan diberikan kepada siapa pun yang membutuhkan, tanpa membedakan agama, suku, ras, atau golongan. Yayasan aktif dalam kegiatan dialog antar imam untuk memperkuat persatuan.
Dengan fondasi yang kuat ini, Yayasan Istana Hati terus berkomitmen untuk menjadi lembaga yang tidak hanya memberi ikan, tetapi juga mengajarkan cara memancing, sekaligus membangun jembatan hati di antara sesama anak bangsa.